Manajement Oganisasi [Maafkan aku, tlah mengecewakanmu on status:staffcomplicated]

Surat terbuka ini kutulis dengan penuh rasa, rasa yang memdalam diantara sebuah kepatuhan dan pengingkaran. Ku ingin selalu datang dalam setiap pangilan, katamu adalah sabda yang ingin selalu ku ukir dengan karya nyata. Mungkin kita telah berbeda atau ku tak lagi bisa memahamimu, atau kamu yang tak bisa mengerti aku, atau aku yang tak mau dimengerti entahlah semua serasa serba salah…kok malah nulis gini to?

Kisah ini berawal ketika disuatu petang rudi sorang yang belajar profesional memdapatan hadiah pesen offline dan email. Sebuah tulisan yang mampu mengerakan jiwa-jiwa yang diam. Membuat mata yang ngatuk jadi tak ingin tidur, menjadikan hati yang tandus menjadi subur. Memutar putus asa menjadi harapan.. penasaran ni lho pesenya :

Pesen offline:

ns_are (3/5/2009 6:17:01 PM): teruslah berkarya…!

ns_are (3/5/2009 6:18:01 PM): hingga lisanmu tak lagi bisa berkata dan berucap, tanganmu tidak bisa lagi memegang dan meraba, kakimu juga tidak bisa melangkah…

ns_are (3/5/2009 6:19:15 PM): jadilah orang yang tampak santai dalam kesibukan, tesenyum dalam kesedihan, tenang dibawah tekanan, tabah dalam kesulitan dan optimis di depan

nb: ns_are bukan id ym sebenarnya 🙂

Email:

assalamu’alaykum..
kaifa haluk????
masih sibuk dengan semua amanah???
semangat…..!
[maaf isi tidak ditampilkan karena beberapa alasan]
afwan
wassalamu’alaykum

Kenapa jadi seperti ini? Mungkin karena aku yang jadi anak bandel 😉 gak nurut sama ibu suka dengan kesibukanya sendiri (yang bisa jadi hanya sok sibuk, meski kadang ya sibuk beneran). Fyuhh apa yang ingin aku katakan…koyoke dijawab pake ilmu manajemen oganisasi aja..semoga pas.

Dinamika organisasi laksana sebuah dinamika gerak lurus berubah tanpa aturan. Baru kusadari jadi staff juga butuh ilmu, ilmu untuk menerima perintah, ilmu untuk mau memahami. Berat juga ternyata menerima kenyataan ini, ketika dua hati gak bisa menyatu meskipun begitu bukankah mimpi kita sama tapi saya selalu yakin ungkapan Imam Hasan Al Banna, mimpi kita hari ini adalah kenyataan kita esok hari … amiiin.

Entahlah siapa yang salah, tapi waktu aku sepertimu pas jadi bapaknya anak-anak 😉 aku selalu mencoba untuk komunikasi dengan pedjoeangku ( baca staff) memberikan informasi yang seharus. Membagi bebanku, membagi impianku seiring sejalan kami melangkah memberikan hatiku untuknya dan hatinya kuselami tuk bisa memahami bahwa aku tak akan ada tanpa mereka. Satu hal yang mungkin tak pernah terpikirkan ketika aku jadi pedjoeangmu aku juga dalam kapasitas seperti mereka

Tapi ketika ruang-ruang itu kau sadari, aku tlah pindah kelain hatii. Dalam ruang yang  memberikan  tampungan untuk energi besarku, yang bisa jadi selama ini tak tertampung di sana.  Dalam duniaku yang sekarang, yang telah berbeda ritme kerja. Dan kini sudah seharus memberikan impian yang dulu kuinginkan untuk mu, biarlah sekarang aku mengawal dari duniaku ini. Maafkanlah bila membuatmu kecewa.

Dan bangkitlah, lanjutkan perdjoeangan! hingga lisanmu tak lagi bisa berkata dan berucap, tanganmu tidak bisa lagi memegang dan meraba, kakimu juga tidak bisa melangkah… bersamaku juga mestinya. thanks for All

PENTING !!! Catatan Akhir sebuah manajemen organisasi yang menurut RUDI SUSANTO

BAB V. KESIMPULAN

Dari kisah/analisis diatas dapat ditarik kesimpulan bahwasanya sebagai berikut:

  1. Perlu sebuah internalisasi konsep qiyadah wal jundiyah yang revolusioner ngak saklek (ex. karena si rudi itu belajar profesional kasih ja tugas-tugas khusus organisasi yang bikin dia jadi profesional, by target misalnya, karena nulis di blog berarti ia sering ngenet beri tugas ngrawat web organisasi dll)
  2. Jaga komunikasi, sebagai atasan atapun staff jangan hanya sms ato telepon selagi butuh. Buat sebuah komunikasi yang baik, yang bukan hanya pada moment-moment tertertu. komunikasi ini yang sering jadi penghambat karena sering kali pekewuh dengan atasan biasanya ini terjadi pada staff.
  3. Perlu memberikan pemahaman yang lebih kepada rudi itu, sebagai atasan juga harus tegas juga.. kalo dia masih kurang paham tentang ruhul jundiyah ya atasan wajib memahamkan (mungkin rudi selama ini hanya dapat  ruhul qiyadah 🙂 )
  4. Semoga tulisan ini bermanfaat inspiring leader wanna be!! inilah jalan joengku 🙂 semoga jadi kenyataan esok hari

2 Responses to “Manajement Oganisasi [Maafkan aku, tlah mengecewakanmu on status:staffcomplicated]

  • dian khoir
    8 years ago

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.,
    Subhanakallahumma wa bihamdika asyhaduallaila hailla anta astaghfiruka wa atu bu ilaik…
    Luar biasa tulisan yang antum buat. Udah lama banget ya nulisnya. Ni ru kasih comen. Baru buka n baca sekarang soalnya. Perasaan yang antum alami saat itu memang tak hanya dialami antu, tapi juga yang lain. Sedikit solusi buat temen2 yang mengalami nasib yang sama diawali dengan Surat AlHadid ayat 22-23. Selain itu dihiasi dengan indahnya Surat Al Ashr. Tanpa tiada akhirnya untuk senantiasa membaca makna AlQur’an yang lainnya. Yakinlah surat AlMurshalat yaitu Malaikat bersama kita.
    Afwan wa sukron. Jazakumullah khoir. Greatfull Inspiration!
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    Rudi Says: Syukron atas semua 🙂

  • keren mas tulisannya, tetap semangat mas rudi.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar